Judul: Kisah Santo Santa dan
Binatang
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Agnes Bemoe
Illustrator: Kanigara’ rt
Editor: Eny
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Agnes Bemoe
Illustrator: Kanigara’ rt
Editor: Eny
Penerbit: PT Kanisius
Jumlah halaman: 112 halaman
Ukuran: 20 X 24 cm
Terbit: Cetakan Pertama 2015
ISBN : 978-979-21-4457-4
Jumlah halaman: 112 halaman
Ukuran: 20 X 24 cm
Terbit: Cetakan Pertama 2015
ISBN : 978-979-21-4457-4
![]() |
Kisah Santo Santa dan Binatang |
Blurb:
Kisah-kisah
persahabatan manusia dan binatang selalu menarik untuk dibaca sepanjang zaman.
Kisah-kisah yang
terhimpun dalam buku ini merupakan kumpulan kisah orang-orang kudus (Santo dan
Santa) dengan para binatang. Kisah-kisah itu meliputi kisah penaklukan binatang
buas yang mengganggu manusia dengan bantuan kekuatan Tuhan, kisah-kisah
persahabatan yang tulus dengan binatang-binatang, kisah disayangi binatang
karnea kesalehan dan kesucian hati, serta kisah kesaksian sebagai pengikut
Kristus melalui mukjizat-mukjizat pada binatang.
Harapannya, dengan
membaca kisah-kisah dalam buku ini kita dan secara khusus anak-anak bisa
meneladan kesalehan para kudus. Selain itu, iman kita akan Kristus semakin
bertumbuh dan dewasa.
Potongan Cerita:
Grigio (Kisah Santo Yohanes Bosco dan Seekor Anjing Liar)
Hari sudah larut malam. Santo Yohanes Bosco sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Tiba-tiba di kegelapan Santo Yohanes melihat ada dua orang pria berjalan di depannya. Gerak-gerik kedua pria itu sangat mencurigakan. Memang, kota Voldocco, kota tempat Santo Yohanes tinggal, sedang sangat tidak aman. Banyak terjadi perampokan bahkan pembunuhan.
Melihat
situasi yang tidak aman ini Santo Yohanes memutuskan untuk membalikkan badan
dan pergi. Ternyata, kedua orang itu langsung melompat ke arahnya dan membekapnya.
Santo Yohanes mencoba melawan, tetapi sia-sia.
Tiba-tiba,
entah dari mana datangnya, terdengar sebuah geraman yang mengerikan. Sedetik
kemudan sebuah bayangan berkelebat dan langsung
menerjang kedua orang itu. Seekor anjing! Anjing itu mencabik dengan taringnya
yang tajam lalu mengancam dengan geramannya.
“Suruh
anjingmu pergi! Tolong! Tolooong!” Kedua penjahat itu memohon-mohon dengan
sangat ketakutan.
“Baik.
Asal kalian berjanji berhenti menyerangku ataupun pejalan kaki lainnya,” kata Santo
Yohanes. Keduanya berteriak-teriak mengiyakan.
Santo
Yohanes lalu menyuruh angjing itu berhenti. Anjing liar itu langsung patuh. Ia
melepaskan gigitannya dari kedua penjahat itu. Keduanya langsung lari tunggang
langgang.
“Terima
kasih, Grigio,” Santo Yohanes menepuk-nepuk kepala anjing besar berwarna
abu-abu itu. Grigio memang berarti ‘abu-abu’.
Contoh Ilustrasi:
![]() |
Ilustrasi oleh Kanigara' rt |
Tonton Sneak Peek-nya di sini:
Kunjungi dan like fan pagenya di sini:
Baca resensinya di sini:
Komentar Pembaca:
Kisahnya bagus. Bahasanya sederhana namun pesannya mendalam. Sangat recommended! (Ibu Veronica Endang - Guru, tinggal di Tangerang)
Lain-lain:
Kunjungi dan like fan pagenya di sini:
Baca resensinya di sini:
Komentar Pembaca:
Kisahnya bagus. Bahasanya sederhana namun pesannya mendalam. Sangat recommended! (Ibu Veronica Endang - Guru, tinggal di Tangerang)
Lain-lain: